BELAJAR MENCINTAI ALAM DARI DESA SULEK

Alam memang Tuhan ciptakan untuk kita, untuk segalah kebutuhan hidup kita dari kebutuhan sandang sampai kebutuhan pangan. Tapi Genk  bukan berarti kita hanya bisa mengambil keuntungan dari alam ini namun kewajiban kita juga untuk menjaga alam ini supaya manfaatnya bisa dirasakan sampai anak cucu kita, atau generasi yang akan datang, pastinya sangat bermanfaat sekali jika ekosistem yang ada di lingkungan kita seimbang, pasti alam juga akan bersahabat dengan kita.



Tentunya kamu setuju dengan "  Ayo lestarikan alam kita " jika kamu sepakat dengan statement tersebut tentunya kamu tak ingin melihat alam kita rusak dan tentunya nantik akan berpengaruh negatif bagi kita dan generasi kita.  Buat kamu yang bener - bener mencintai alam ini , di Bondowoso ada salah satu desa  yang masyarakatnya mulai peduli dengan lingkungannya " Desa Sulek " ,Ya  desa yang satu ini mungkin bisa menjadi motivasi buat pembaca, atau aktifis lingkungan untuk menjadi rujukan sebagai desa yang peduli kepada alam dan lingkungannya, desa Sulek  tepatnya di Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso kurang lebih sekitar 60 km dari pusat kota, banyak aktifitas masyarakat sulek yang erat kaitannya dengan lingkungan.

Mary Gold Tak Hanya Indah namun bermanfaat bagi pertanian.


Salah satu kegiatan masyarakat desa Sulek yang sampai saat ini masih dilaksanakan adalah program penanaman bunga mary gold.  Kalau kamu berkunjung ke desa sulek pasti akan semriang hatinya ketika pertama kali memasuki desa ini kamu akan disambut dengan banyak bungai disepanjang jalan sambil melihat keindahan alam panorama gunung raung. Selain bermanfaat sebagai penghias jalan ternyata bunga mary gold  juga bermanfaat bagi sektor pertanian, mengapa tidak karena bunga yang satu ini berfungsi sebagai Refugia  pengundang predator musuh alami bagi hama pertanian seperti hama werang , dan hama hama lainnya.

Restorasi Sungai.


Sungai, mungkin kalau di daerah kota lain sungai kerap sekali menjadi musuh bagi manusia terutama ketika musim penghujan biasanya sich  erat kaitannya dengan banjir. Tapi bagi masyarakat sulek sungai adalah sahabat, tempat anak anak desa bermain, tempat segala aktifitas dan tempat untuk lumbung pangan.


Di desa yang satu ini ada peraturan khusus bagi sungai dimana sungai tidak diperbolehkan untuk melakukan penangkapan ikan dengan cara meracun dan menggunakan setrum, namun jika kamu ingin menangkap ikan di desa sulek, kalian hanya diperbolehkan dengan cara memancingnya, dan biasanya pas hari minggu banyak pengunjung yang datang untuk memancing ikan di aliran sungai sulek.

Sentral Usaha Furnitur Dan Budidaya Bambu.



Selain ramah dengan alam . warga desa sulek juga memanfaatkan alam sebagai sumber penghasilan ekonomi tentunya dengan tidak merusak pada alamnya itu sendiri. Salah satu usaha di Desa sulek adalah Sentra kerajinan Bambu " bambu raya investama " disana masyarakat sulek mengolah bambu - bambu menjadi barang yang mempunyai harga jual tinggi sehingga desa sulek juga terkenal dengan desa bambu.

Desa Yang Kaya Potensi Alam.


Jika bicara tentang desa Sulek tentunya kamu pasti akan terbayang  hanya desa biasa - biasa saja  namun bagi  Gus bolang  sekaligus blogger dari desa sulek  . Desa yang satu ini mempunyai potensi yang sangat besar terutama di bidang perikanan, jangan bilang meskipun desa sulek terletak di pegunungan jangan kaget di desa yang satu ini penuh dengan kolam budidaya ikan air tawar, jika kamu ke sini bisa mencicipi ikan nila bakar dan ikan lele, khususnya di kediaman gus bolang di desa sulek, selain ikan air tawar desa sulek juga penghasil perkakas benda tajam seperti pisau dan cangkul karena di desa sulek banyak pende besi yang masih eksis sampai saat ini, selain itu di desa sulek juga terkenal dengan kelezatan olahan camilannya dari kacang bawang sampai kerpik yang terbuat dari singkong, di sisi budaya di desa sulek juga masih eksis upacara adat seperti arokat, mamaca dan diba'an.

Untuk kedepan lagi masih banyak inovasi yang akan diterapkan di desa ini, dan dalam waktu dekat kita masih ada wacana untuk desa Melek Internet dan mungkin satu satunya yang ada di Bondowoso.  So buat kamu yang senang melakukan kegiatan berbasis swadaya masyarakat, mungkin Desa Sulek bisa menjadi inspirasi positif bagi kita untuk terus membangun Indonesia lebih baik.



27 Responses to "BELAJAR MENCINTAI ALAM DARI DESA SULEK"

  1. Replies
    1. monggo mas ,, nantik mampir ke rumahku nyicipi nila bakar plus nasi jerengkeng

      Delete
  2. Desa Sulek patut dilestarikan. Kekayaan alam yang ada didalamnya hrs tetap dipertahankan dan dibudidayakan agar mampu mendukung perekonomian warga setempat menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak ,.. alhamdulillah warga sadar mbak dengan potensi alam .. tinggal pengembangan selanjutnya dari pihak pemerintah desa

      Delete
  3. dijadikan desa wisata aja gus, banyak potensi yg bisa dikelola.
    *atau malah udah jadi desa wisata di bondowoso? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insyallah mas ... hheheheh ... , belum mas tri belum dijadikan desa wisata masih ... ayok mas main main ke rumahku . nntik tak buatkan nila khas desa sulek

      Delete
  4. Sulek asri rumah ke 2 q

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah jenengan sulek mana ? saya sulek paddhu ...

      Delete
  5. Kalau ingin generasi penerus bisa ikut merasakan keindahannya, kita wajib menjaga dan melestarikan alam semampu yang kita bisa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mas hadi ... kita harus turut menjaganya

      Delete
  6. Bisa dipastikan aman dan nyaman di desa Sulek ini ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe alhamdulillah mas .. meski desanya jauh dari kota aku nyaman di desa ini

      Delete
  7. Tempatnya itu terlihat adem ya, Mas. Sejuk pula..
    Pengen deh untuk menenangkan pikiran berada di tempat yang seperti itu :)

    Harusnya kita sebagai bangsa Indonesia sendiri bisa mencintai alam, dimanapun kita berada, terutama di alam yang indah yang ada di Indonesia ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mas andi ayo ke Bondowoso . nantik nginepnya di sulek .sambil nikmati ikan nila bakar khas desa sulek .. dan main main ke dusun kopi di sumber wringin mas heheh

      Delete
  8. kalau program KRPL dilaksanakan di sini bakalan sukses, saling integrasi soalnya. itu bunganya namanya mary gold ya, baru tau hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe iya mbak evrin .. namanya mary gold .. ayok mbak tak tunggu Temen2 KRPL

      Delete
  9. program restorasi sungainya kayaknya asyik
    jarang banget soalnya desa atau kelurahan yang menggalakkan itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah mas warga sudah mulai sadar akan pentingnya menjaga alam

      Delete
  10. Jd tau ada yg namanya dEsa sulek :)

    ReplyDelete
  11. Keren yak....bisa berfungsi sebagai desa wisata juga. Bisa jadi percontohan untuk desa lainnya nih..

    ReplyDelete
  12. Wah manteppp...
    semoga menjadi inspirasi desa desa lain :D

    ReplyDelete
  13. ikan nilanya lucu alhamdulillah matur nuwun sanget sudah berbagi nikmatnya...

    ReplyDelete
  14. Keren ya mas desanya. Bener2 menjaga keleatarian alam. Di Jogja ada juga mas yang mirip gitu, namanya desa Ketingan. Kampung itu merupakan habitat ribuan blekok/burung kuntul...sudah berpuluh-puluh tahun, dan tetap di jaga sampai sekarang

    ReplyDelete
  15. Tlogosari sebelah mana desa sulek itu mas,jdi pngen kesana kayaknya bagus tu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. telogosari jalan ke kembang nantik tanya dmana desa sulek ... untuk skrng bunganya masih gugur mas iwan .. . tapi kalau suangainya wuihhh selama bulan puasan banyak yg mancing

      Delete

Pasang Benner iklan