ZIARAH MAKAM SUNAN BONANG DAN NOSTALGIA MASA LALU ( plus Kuliner )

Lanjut cerita setelah ziarah ke makam Maulana Malik Asmoro Qondi Gus Bolang OTW ( On The Way ) ke makam Mbah Sunan Bonang  Di Kudus.



Lokasinya di Tuban Tepatnya di bumi Ronggo lawe, tiga kalinya gus bolang mengunjungi akam mbah sunan Bonang benar banyak perubahan yang drastis di komplek makam sunan Bonang . Sunan Bonang yang aslinya adalah Makdum Ibrahim beliau adalah putra dari sunan Ampel dan beliau adalah wali 9 yang menyebarkan agama islam di kota Tuban.

Monggo yang Jomlo jangan iri

Panjang cerita gus  di kota Ronggo lawe ini, kota yang penuh dengan nostalgia cinta bersemi dengan si neng yang juga partner ngebolang gus bolang, sayang sekarang dia lagi study kuliah Ahhh jadi jarang kelayapan sama dia, Oke lanjut cerita gus di kota yang juga terkenal dengan kota tuak. Kalau kita berkunjung ke Tuban jangan lupa para Traveler  untuk berziarah ke makam sunan Bonang, oh ya sebelum masuk ke komplek makam sunan bonang kamu akan disuguhi kemegahan masjid agung tuban yang indah , bisa lah cekrek cekrek di depan mesjid yang megah ini yang ada di Tuban, tak jauh dari masjid lokasi makam sunan Bonang berada tinggal jalan kaki 10 menit pasti sampai asal kamu tidak tergoda dengan pedagang yang menawarkan oleh oleh khas Tuban.

pintu masuk makam

piring china



Masuk makam Sunan Bonang kamu akan disambut dengan pintu gerbang semacam gapura khas majapahit yang bentuknya sama dengan gapura menuju makam sunan Bonang khususnya di gapura masuk menuju ke makam sunan Bonang disana ada beberapa piring kuno warisan cina yang ditempel di tembok dinding makam Mbah sunan. Oh ya jika kamu menelusuri jejak makam mbah sunan sebenernya ada 4 makam mbah sunan, tapi kita fokus aja ya wisata di Tuban sama gus bolang, oke lanjut perjalanan wisata kita !, ada yang unik dengan makam sunan bonang, Cungkup makam sunan bonang beratap rendah ada filosofinya loh kawan, atap rendah maksudnya adalah agar kita selalu merendah kepada kekuasaan Tuhan YME, untuk masalah sejarah sunan bonang agan - agan bisa baca sendiri di Sini selain juga da'i penyebar agama islam sunan Bonang juga seorang seniman Lho salah satu karyanya yang sampai sekarang masih eksis adalah tembang tombo ati ( Obat hati ) dan kitab Tanbihul ghofirin setebal 234 halaman dan yang satu lagi Istimewa dengan Mbah Sunan Bonang beliau adalah adalah wali yang tak pernah menikah seumur hayatnya, inilah saking cintaya kepada sang maha pencipta sehingga cintanya tak mau di duakan  ( Pesan moral buat Jomlo ) yah Sunan Bonang menurut gus bolang beliau ini bener bener Jomlo sejati demi kecintaannya kepada Tuhan, terus gimana kalau kamu ?.

kue putu


Setelah selesai berdzikir dan berdoa di makam sunan bonang Ahhh  ini saat saat yang ditunggu tunggu oleh gus bolang apa lagi kalau bukan jelajah kuliner. Dengar kata kuliner seakan semangat muda tumbuh kembali heheheheh  oke gus bolang langsung saja bergrilya heheheheh  kita start dari pintu keluar makam mbah sunan disana kita akan disuguhi pedagang yang menawarkan oleh oleh khas tuban, ada kecap laron,dodol dan biasanya kalau malam ada penjual ikan asap. selain itu sepanjang jalan menuju ke tempat parkir kendaraan peziarah legen  dan buah siwalan banyak ditemukan di pinggir jalan.

iwak P




Pas Gus Bolang tanya kebapak bapak becak " pak kuliner khas tuban apa ?. 
Tuban Ya Kota Tuak nak " 

Ah Tuak, bukannya gus gak setuju tuban sebagai julukan kota tuak tapi gimana gitu. Oke Gus Bolang nyoba kuliner pas cari - cari di sepanjang jalan satu kuliner yang buat hati gus bolang tertarik nasi iwak P. Wow what iwak P?. Pas gus bolang beli menu itu ternyata nasi dengan kuah santang lauknya ikan pare, ternyata iwak P adalah singkatan dari ikan Pare heheheh rasanya enak banget kuah santannya yang lezat ada dikit dikit rasa pedasnya tapi harganya gak pedas hanya Rp.10.000,- murah bukan selain kuliner lainny yang unik di kompleks makam Sunan Bonang adalah kue putu khas Tuban.




Di tuban dekat dengan alun alun kota tuban disana ada tempat ibadah umat tridarma yaitu kelenteng mungil yang terletak di sebelah utara alun alun tuban dan dekat dengan pantai Boom tuban. ornamen khas tiongkok seakan menjadi keuinikan tersendiri di klenteng mungil ini, warna merah seperti klenteng pada umumnya ada juga altar dan kipas itu lho kipas istrinya siluman kerbau di serial kolosal kera sakti, selain itu ada patung macan dan dewa dewa yang menempati altar, dari luar ruangan tercium aroma Hio namanya kelenteng Tjoe Ling Kiong, jadi temen tuban itu tak hanya terkenal dengan tuaknya tuban ya Sejarah, kuliner dan goa goa kamu bisa temukan disini

jadi ayo explor jawa timur ..............
Udah ya perjalanan selanjutnya masih tinggal Bangkalan dan Mbah sunan Ampel.





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "ZIARAH MAKAM SUNAN BONANG DAN NOSTALGIA MASA LALU ( plus Kuliner )"

Post a Comment